Infrastructure IT

PRININ IT Solution / Core Service 02

Infrastructure IT yang rapi untuk kantor, server, network, dan backup.

PRININ membantu merancang, membangun, dan merapikan infrastruktur digital bisnis: mulai dari server, storage, jaringan kabel, Wi-Fi, firewall, sampai monitoring dasar yang mudah dipelihara.

ServerVirtualisasi, backup, dan compute untuk kebutuhan bisnis.
NetworkRouting, switching, VLAN, Wi-Fi, dan cabling.
Open SourceSolusi hemat lisensi jika cocok dengan kebutuhan.
DocumentedTopology, IP list, akses, dan perubahan dicatat.

Layanan utama

Fondasi infrastruktur yang stabil dan mudah dilacak.

Tujuannya bukan membeli perangkat paling mahal, tetapi membuat desain yang sesuai beban kerja, anggaran, dan kemampuan operasional tim Anda.

Server & Compute

Deployment server fisik atau virtual berbasis Proxmox VE, Windows Server, Linux, KVM, container, dan high-availability sederhana jika diperlukan.

  • Virtual machine dan container.
  • Resource sizing sesuai workload.
  • Access, patching, dan dokumentasi.

Storage & Backup

Implementasi NAS, shared folder, backup endpoint, backup server, snapshot, restore test, dan strategi penyimpanan data yang lebih aman.

  • Synology NAS, SMB, NFS, iSCSI.
  • Backup harian atau mingguan.
  • Restore test dan retensi data.

Network & Cabling

Perapihan jaringan kantor, structured cabling, router, switch, VLAN, Wi-Fi, firewall dasar, dan segmentasi agar akses lebih terkontrol.

  • MikroTik, UniFi, Cisco, HPE.
  • IP plan dan VLAN.
  • Labeling kabel dan port.

Open source stack

Hemat lisensi, tetap profesional jika desainnya benar.

Open source bukan sekadar gratis. Yang penting adalah memilih komponen yang matang, terdokumentasi, dan sesuai kemampuan operasional bisnis.

Proxmox VE Proxmox Backup Server Synology DSM pfSense / OPNsense Grafana Prometheus NetBox GLPI

Contoh reference architecture:

  • Firewall untuk internet, VPN, dan segmentasi VLAN.
  • Switch managed untuk core dan access layer.
  • Server virtualisasi untuk aplikasi, database, dan file service.
  • NAS atau backup server untuk snapshot dan recovery.
  • Monitoring sederhana untuk perangkat penting.

Network infrastructure

Jaringan kantor yang lebih tertata dari kabel sampai akses.

Banyak masalah IT harian berasal dari jaringan yang tidak terdokumentasi. PRININ bantu rapikan desain, perangkat, dan catatan operasionalnya.

Switching & Routing

Desain core, distribution, dan access sederhana sesuai skala kantor. Termasuk VLAN, DHCP, routing, QoS dasar, dan konfigurasi keamanan.

Structured Cabling

Instalasi dan perapihan kabel UTP/fiber, patch panel, labeling port, cable tray, dan dokumentasi jalur kabel.

Wireless Network

Survey area, penempatan access point, SSID kantor dan guest, roaming, captive portal, dan kontrol akses Wi-Fi.

Kenapa PRININ

Dibangun berdasarkan kebutuhan, bukan daftar belanja perangkat.

PRININ cocok untuk bisnis yang butuh engineer praktis untuk memetakan kondisi, membuat desain, lalu mengeksekusi pekerjaan secara bertahap.

Design First

Assessment dan desain dilakukan sebelum rekomendasi perangkat atau konfigurasi final.

Vendor Neutral

Rekomendasi bisa memakai perangkat yang sudah ada jika masih layak dan aman.

Security by Default

Firewall, segmentasi, update, dan akses admin dipikirkan sejak awal.

Dokumentasi

IP plan, topology, credential handover, dan perubahan konfigurasi dibuat mudah dibaca.

Studi kasus

PT Cipta Metal Pressindo masih memakai satu router dan aplikasi belum punya server proper.

Pada operasional manufaktur metal press, infrastruktur awalnya masih seperti kantor kecil: semua akses lewat satu router ISP dan aplikasi penting berjalan di PC biasa.

Ilustrasi case study infrastructure IT network dan server

Kondisi awal

Internet, Wi-Fi, PC kantor, printer, dan aplikasi internal berjalan dari satu router tanpa MikroTik, VLAN, switch managed, NAS, atau on-prem server yang layak.

Solusi PRININ

Mendesain ulang network dengan router/firewall, switch managed, segmentasi VLAN, IP plan, NAS/server on-prem untuk aplikasi dan file sharing, backup, serta dokumentasi topology.

Benefit

Jaringan lebih stabil, akses aplikasi lebih terkontrol, data lebih terpusat, backup lebih jelas, dan infrastruktur siap ditingkatkan tanpa bongkar total.

Network tertataVLAN, IP plan, dan topology jelas.
Aplikasi lebih siapTidak bergantung pada PC user biasa.
Backup lebih amanNAS/server dan restore plan bisa diuji.

Cara kerja

Dari kondisi sekarang ke infrastruktur yang lebih siap.

Alurnya fleksibel, tetapi tetap dimulai dari pemetaan kondisi agar pekerjaan tidak hanya tambal sulam.

Discovery

Petakan masalah, target, perangkat yang sudah ada, dan batasan anggaran.

Assessment

Cek server, network, storage, backup, keamanan, dan dokumentasi eksisting.

Design

Buat topology, IP plan, list perangkat, dan prioritas implementasi.

Install

Konfigurasi perangkat, migration, cabling, testing, dan hardening awal.

Handover

Serahkan dokumentasi, akses, backup notes, dan rekomendasi maintenance.

FAQ

Pertanyaan umum infrastructure project.

Jawaban pendek untuk membantu menentukan scope awal.

Harus beli hardware baru?

Tidak selalu. Perangkat existing dicek dulu, lalu diputuskan mana yang masih layak.

Bisa hanya rapikan jaringan?

Bisa. Scope bisa mulai dari cabling, VLAN, Wi-Fi, atau dokumentasi topology.

Apakah ada dokumentasi?

Ada, termasuk IP plan, topology, daftar perangkat, dan catatan akses penting.

Bisa open source?

Bisa jika cocok dengan kebutuhan dan kemampuan maintenance, misalnya Proxmox, OPNsense, atau Grafana.

Audit kecil dulu

Infrastruktur terasa lambat, sering putus, atau tidak terdokumentasi?

Mulai dari assessment ringan. PRININ bantu cari prioritas: network, server, backup, atau keamanan dasar yang paling perlu dibenahi dulu.

Server dan storage Network dan Wi-Fi Backup dan dokumentasi